Ikan Duyung Tertangkap Sero Nelayan Buton PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Tim Pengelola Website   
Senin, 01 April 2013 00:54

 

 

 

 

Salah satu potensi hewan langka yang perlu dilestarikan diperairan pulau Buton, diduga di wilayah Perairan Kecamatan Lasalimu Selatan dan sekitarnya merupakan salah satu jalur Migrasi dan Ruaya Ikan Duyung (Dugong dugon).  Foto koleksi pribadi.



 



Wilayah perairan pulau Buton secara keseluruhan memiliki potensi keanekaragaman hayati laut, salah satu bagian sumberdaya hayati laut yang paling menonjol adalah ekosistem terumbu karang dan jenis ikan.  Keragaman jenis terumbu karang diperairan Buton sejak dulu telah diakui oleh dunia sebagai Negara yang memiliki keindahan terumbu karang terindah diDunia. Selain itu didukung dengan berbagai keragaman jenis-jenis ikan. 

Kegiatan eksploratif dalam pemanfaatan sumberdaya laut saat ini menjadi masalah serius yang harus diselesaikan oleh kita semua, apalagi kegiatan seperti ini sering terjadi diwilayah perairan kita. Pengambilan batu karang, penggunaan Bom dan bius merupakan tradisi yang harus dirubah, upaya yang perlu dilakukan saat ini adalah memberikan solusi alternative dan pelibatan masyarakat lokal dalam melestarikan wilayah pesisir dan laut kita.

Kecamatan Lasalimu Selatan dan Kecamatan Siontapina sejak tahun 2005 merupakan salah satu wilayah Kecamatan yang ikut terlibat dalam program COREMAP II di Kabupaten Buton.  Salah satu inti dan sasaran dari kegiatan ini adalah mengikut sertakan masyarakat dalam menjaga dan melestarikan laut khususnya ekosistem terumbu karang.  Hadirnya Lembaga Pengelola Sumberdaya Terumbu Karang (LPSTK) didesa adalah salah satu bentuk keterlibatan masyarakat untuk menjaga wilayah laut dari kegiatan-kegiatan eksploratif terutama kegiatan yang merusak ekosistem sumberdaya laut desa.  Penetapan Daerah/kawasan lindung yang dikenal dengan nama Daerah Perlindungan Laut (DPL) oleh masyarakat setempat merupakan bentuk dukungan positif oleh masyarakat terhadap program pelestarian sumberdaya terumbu karang dengan harapan keberlanjutan sumberdaya masyarakat desa-desa pesisir yang tergantung pada sumberdaya laut tetap terjaga dan lestari. 

Presepsi masyarakat mengenai tertangkapnya ikan duyung diwilayah kecamatan Siontapina dan Kecamatan Lasalimu Selatan, bahwa sejak masyarakat tidak lagi melakukan aktifitas pengeboman, pembiusan dan adanya DPL bukan hanya ikan yang berlimpah namun seringkali nelayan menemukan beberapa jenis ekosistem ikan yang hamper punah ada diwilayah tersebut diatanya jenis ikan Napoleon, Jenis-Jenis penyu laut dan ikan Duyung.  Hal ini cukup beralasan sebab behaviour dari jenis ikan atau hewan mamalia laut seperti ikan duyung cenderung menyukai daerah yang ”Nyaman”. kondisi perairan seperti ini umumnya sangat disenangi hewan mamalia laut seperti ikan Duyung.

Beberapa jenis ekosistem laut yang hampir punah antara lain Dugong dugon atau yang kita kenal dengan nama ikan duyung. Menurut beberapa pendapat ahli peneliti diwilayah barat menyebutkan bahwa pola Migrasi atau Ruaya ikan duyung (Dugong dugon) berpeluang besar terjadi di wilayah timur Indonesia, namun saat ini habitatnya sudah semakin berkurang.  Migrasi atau Ruaya yang kita kenal dengan istilah perpindahan dari suatu tempat ketempat lain dengan tujuan mencari tempat yang lebih baik, hal inilah yang di asumsikan bahwa hewan mamalia (ikan duyung) bermigrasi atau beruaya diwilayah perairan Kecamatan Lasalimu untuk mencari tempat yang lebih baik.  Ikan duyung (Dugong dugon) cenderung melakukan Migrasi atau Ruaya untuk mencari tempat sumber makanan, tempat perlindungan dan berkembangbiak.

Cerita singkat tentang ditemukan ikan duyung ini bermula pada salah seorang nelayan di Desa Lasalimu pantai bernama pak Iwan yang sedang mengecek alat tangkap sero yang dipasangnya, namun tanpa disadari dua ekor ikan duyung (Dugong dugon) ikut terperangkap kedalam alat tangkap sero nelayan, setelah diidentifikasi Ikan yang tertangkap adalah induk dan anak Ikan duyung.  Peristiwa tersebut juga terjadi pada kurun waktu 4 tahun silam ketika seorang nelayan diwilayah perairan Kecamatan Siontapina tepatnya bulan April tahun 2005, tanggal 13 juni 2007, dan tanggal 6 April tahun 2008.  Spesies yang tertangkap tersebut adalah spesies Dugong dugon (Muller, 1776).  Berdasarkan Informasi nelayan setempat dan kejadian beberapa tahun silam tersebut, diperkirakan antara bulan Februari dan bulan Juli diwilayah perairan kecamatan Lasalimu Selatan dan sekitarnya merupakan bulan Migrasi atau Ruaya ikan Duyung disetiap tahunnya.

Secara geografis potensi dan sumberdaya yang dimiliki diwilayah perairan pulu Buton khususnya diperairan Kecamatan Siontapina dan Lasalimu Selatan saat ini adalah ekosistem laut kita sangat potensil dimana salah satu dari hewan mamalia laut yang diperkirakan sudah hampir punah “Ikan Duyung” ditemukkan oleh nelayan.

Langkah yang harus diambil saat ini adalah upaya pemerintah daerah dalam memperketat perlindungan terhadap ekosistem laut yang saat ini telah terancam punah.  Undang-undang perlindungan terhadap hewan langka dan ekosistem terumbu karang kita yang semakin hari semakin terpuruk oleh karena ulah manusia perlu dipertegas dengan hukum dengan demikian ekosistem laut kita terjaga kelestariannya.

  

Kudrat Priadi, S.Pi.,M.Si 

(Office Manager Eksekutif Consultan PMU Coremap II Buton)

 

 


 


 

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 01 April 2013 10:32
 

Potensi Daerah

Potensi Pariwisata

26 Des 2011 Potensi Daerah

Potensi Perindustrian

26 Des 2011 Potensi Daerah

Potensi Kehutanan

26 Des 2011 Potensi Daerah

Potensi Peternakan

26 Des 2011 Potensi Daerah

Potensi Perkebunan

26 Des 2011 Potensi Daerah

Potensi Perikanan

26 Des 2011 Potensi Daerah

Potensi Pertambangan

26 Des 2011 Potensi Daerah

Suara Warga

Admin Pusat Pelatihan Aparatur Negara
Salam Hangat Kami bermaksud untuk Mengadakan BIMTEKNAS. sebagai informasi bisa kunjungi web kami www.infoppan.com dan kami bermaksud untuk mengirimkan panflet di setiap kabupaten kota. terima kasih sebesar-besarnya Hormat kami PPAN
Kamis, 15 May 2014
samsul
tolong diperbaruhi situs ini tiap minggunya... bair ada berita terbaru yang membuat pembaca sering membukan situs ini...
Senin, 28 April 2014