Pendidikan PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Senin, 09 Januari 2012 10:12
alt

Pendidikan merupakan alat dan proses pembentukan watak bangsa di segala bidang kehidupan, khususnya dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia dalam pembangunan.  Strategi pembangunan pendidikan dijabarkan melalui empat sendi  pokok, yaitu pemerataan kesempatan, relevansi pendidikan dengan pembangunan, kualitas pendidikan, dan efisiensi pengelolaan. Pemerataan kesempatan pendidikan diupayakan melalui penyediaan sarana dan prasarana belajar. Relevansi pendidikan yaitu pendekatan atau strategi meningkatkan relevansi pendidikan dengan kebutuhan lapangan kerja.  Kualitas pendidikan adalah menghasilkan manusia terdidik yang bermutu  dan handal sesuai dengan kebutuhan zaman. Sedangkan efisiensi pengelolaan pendidikan dimaksudkan agar pendidikan diselenggarakan secara berdaya guna dan berhasil guna.  Pelaksanaan pembangunan pendidikan di Kabupaten Buton, selama ini mengalamai peningkatan dari tahun ke tahun. Indikator yang dapat mengukur tingkat perkembangan pendidikan di Kabupaten Buton seperti banyaknya sekolah, guru, dan murid disajikan pada table dan grafik dibawah ini  :

alt alt

 

 

Pada tabel diatas disajikan data mengenai banyaknya sekolah, guru, dan murid dari semua jenjang pendidikan mulai dari prasekolah/Taman Kanak-Kanak (TK) sampai SLTA yang disajikan tiga tahun berturut-turut dari tahun 2006 hingga 2008. Dari tabel ini dapat dilihat perkembangan jumlah sekolah, guru dan murid setiap tahunnya.

Jumlah sekolah TK pada periode 2005 - 2007 menunjukan adanya peningkatan, dimana pada tahun 2005, jumlah sekolah ada sebanyak 108 unit meningkat menjadi sebanyak 139 unit sekolah pada tahun 2006 dan tahun 2007 menjadi 152 unit sekolah. Begitu juga dengan jumlah guru TK sejak tahun 2005 hingga 2007 juga mengalami peningkatan. Pada tahun 2005, jumlah guru TK sebanyak 287 orang, pada tahun 2006 meningkat menjadi 453 orang dan pada tahun 2007 meningkat lagi menjadi 462

orang. Jumlah murid TK juga mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun.

 

Jumlah murid TK pada tahun 2005 ada sebanyak 3.810 orang , pada tahun 2006 meningkat menjadi 6.148 orang dan pada tahun 2007 mengalami sedikit penurunan menjadi 6.049 orang murid. Pada tahun 2007 rasio antara guru terhadap sekolah memiliki rata-rata 3 orang. Ini berarti bahwa secara rata-rata setiap satu sekolah TK memiliki guru sebanyak 3 orang.  Sedangkan rasio jumlah murid terhadap sekolah sebanyak 40 orang. Ini berarti bahwa secara rata-rata setiap satu sekolah TK memiliki murid sebanyak 40 orang. Rasio jumlah murid terhadap guru pada tahun 2007 ada sebanyak 13 orang, yang berarti bahwa secara rata-rata setiap satu orang guru harus menangani 13 orang murid TK. 

 

Jumlah Sekolah Dasar pada pada periode 2007-2008 mengalami  peningkatan dari tahun ketahun dimana pada tahun 2006 terdapat 252 unit, tahun 2007 menjadi 260 unit, sedangkan dari tahun 2008 meningkat lagi menjadi 262 unit. Demikian pula dengan jumlah guru Sekolah Dasar dari tahun 2006-2008 yang mengalami peningkatan yaitu pada tahun 2006 sebanyak 1.770 orang, meningkat menjadi 1.819 pada tahun 2007, demikian pada tahun 2008 mengalami peningkatan hingga mencapai 2.951 orang. Sedangkan jumlah murid selalu mengalami fluktuasi dari tahun 2006-2008, dimana pada tahun 2006 mencapai 45.565 orang, meningkat menjadi 49.361 orang pada tahun 2007, dan tahun 2008 menurun menjadi 46.830 orang. Rasio guru terhadap sekolah pada tahun 2008 rata-rata 11 orang. Sedangkan rasio guru terhadap sekolah pada tahun 2006 dan 2007 sama, yaitu rata-rata 7 orang. Sedang rasio murid terhadap sekolah adalah 179 yang menurun jika dibandingkan dengan tahun 2007 sebanyak 190 orang. Rasio murid terhadap guru tahun 2008 menurun bila dibandingkan dengan tahun 2007, yaitu dari sebanyak 27 orang menjadi sebanyak 16 orang.

 

Untuk jenjang pendidikan SLTP, jumlah sekolah, dan murid dari tahun 2006 hingga 2008 selalu meningkat, sedangkan jumlah guru pada periode yang sama mengalami fluktuasi. Pada tahun 2006 jumlah SLTP ada sebanyak 42 unit, pada tahun 2007 meningkat menjadi 46 unit, selanjutnya pada tahun 2008 meningkat lagi menjadi 68 unit sekolah.  Sedangkan untuk jumlah guru pada tahun 2006 adalah sebanyak 879 orang dan pada tahun 2007 menurun menjadi sebanyak 805 orang, dan pada tahun 2008 mengalami peningkatan menjadi 1.462 orang. Demikian juga dengan jumlah murid pada periode yang sama selalu mengalami peningkatan, pada tahun 2006 jumlah murid SLTP ada sebanyak 12.490 orang, pada tahun 2007 meningkat menjadi 13.159 orang, dan pada tahun 2008 meningkat menjadi sebesar 14.780 orang. Rasio guru terhadap sekolah dari tahun 2006 hingga tahun 2008 mengalami fluktuasi yaitu rata-rata sebanyak 21 orang pada tahun 2006, 18 orang pada tahun 2007 dan kembali meningkat menjadi 22 orang pada tahun 2008. Rasio murid terhadap sekolah pada tahun 2008 menurun jika dibandingkan dengan tahun 2007 yaitu dari rata-rata sebesar 286 orang pada tahun 2007 menjadi 217 orang pada tahun 2008. Sedangkan rasio murid terhadap guru pada tahun 2008 adalah rata-rata sebesar 10 orang. angka ini menurun jika dibandingkan dengan tahun 2007 dengan rata-rata sebanyak 16 orang.

 

Dari jenjang SLTA tercatat bahwa jumlah sekolah pada tahun 2006 hingga tahun 2008 mengalami meningkat. Pada tahun 2006 jumlah sekolah ada sebanyak 28 unit, pada tahun 2007 meningkat menjadi 29 unit sekolah dan pada tahun 2008 tidak mengalami peningkatan, masih tetap sebanyak 29 unit sekolah. Untuk jumlah guru dari tahun 2006 hingga tahun 2008 tidak selalu meningkat. Jumlah guru SLTA pada tahun 2006 sebanyak 513 orang dan pada tahun 2007 turun menjadi 419 orang dan pada tahun 2008 meningkat menjadi 685 orang. Jumlah murid SLTA pada tahun 2006 ada sebanyak 6.534 siswa dan pada tahun 2007 meningkat menjadi 7.004 orang, sedangkan di tahun 2008 meningkat lagi hingga menjadi sebanyak 7.228 orang. Rasio guru terhadap sekolah pada tahun 2008 sebanyak 24 orang. Angka ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2007 dengan rata-rata sebanyak 14 orang. Rasio murid terhadap sekolah pada tahun 2008 rata-rata sebanyak 249 orang dan rasio murid

terhadap guru rata-rata sebanyak 11 orang.

 

Pada tahun 2008, jumlah sekolah dari jenjang SMK di Kabupaten Buton sebanyak 5 unit. Di tahun yang sama, jumlah guru yang mengajar di SMK sebanyak 102 dan jumlah murid 510. Sedangkan rasio guru terhadap sekolah pada tahun 2008 rata-rata sebanyak 20 orang, dengan rasio murid terhadap sekolah sebanyak 102 orang, serta rasio murid terhadap guru rata-rata 5 orang.

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 09 Januari 2012 16:16
 

Potensi Daerah

Potensi Pariwisata

26 Des 2011 Potensi Daerah

Potensi Perindustrian

26 Des 2011 Potensi Daerah

Potensi Kehutanan

26 Des 2011 Potensi Daerah

Potensi Peternakan

26 Des 2011 Potensi Daerah

Potensi Perkebunan

26 Des 2011 Potensi Daerah

Potensi Perikanan

26 Des 2011 Potensi Daerah

Potensi Pertambangan

26 Des 2011 Potensi Daerah

Suara Warga

Admin Pusat Pelatihan Aparatur Negara
Salam Hangat Kami bermaksud untuk Mengadakan BIMTEKNAS. sebagai informasi bisa kunjungi web kami www.infoppan.com dan kami bermaksud untuk mengirimkan panflet di setiap kabupaten kota. terima kasih sebesar-besarnya Hormat kami PPAN
Kamis, 15 May 2014
samsul
tolong diperbaruhi situs ini tiap minggunya... bair ada berita terbaru yang membuat pembaca sering membukan situs ini...
Senin, 28 April 2014