Penyebaran Guru Bakal Diratakan Cetak
Ditulis oleh Administrator   
Minggu, 25 Desember 2011 10:53

 

PASARWAJO-Dipastikan dalam waktu dekat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Buton akan memindahkan beberapa guru dari berbagai jurusan dari sekolah dinilai berlebihan gurunya ke sekolah yang masih membutuhkan. Hal itu ditegaskan Kadis Dikmudora Buton, La Ode Anwar Amiri MSi saat rapat koordinasi (Rakor) dengan para kepala SMP, SMA serta UPTD Dinas Dikmudora se-Buton yang dipusatkan di Aulah Dikmudora, Senin (28/11).



Kata Anwar Amiri, ini dilakukan dalam rangka menyingkapi adanya temuan dari pihak DPRD Buton saat reses, ada sekolah yang mempunyai kelebihan guru beberapa bidang studi. Namun di tempat lain, guru bidang studi tersebut sangat kurang bahkan tida ada. “Berdasarkan temuan ini, maka guru yang berlebih akan dipindahkan ke sekolah yang kurang gurunya,” ujarnya serius.

Ia menambahkan, dalam proses perpindahan tersebut pihaknya tidak perduli apakah guru itu mempunyai hubungan keluarga dengan salah seorang pejabat di Buton atau dengan anggota DPRD. "Semuanya akan kami perlakukan sama. Jika harus pindah, kami akan pindahkan. Soal tempatnya di mana, disesuaikan dengan sekolah yang masih membutuhkan guru,” pungkasnya.

Diakuinya, walaupun kebutuhan guru di Buton masih dirasa kurang, pihaknya telah melakukan penyebaran penempatan tenaga pengajar secara baik. "Namun ketika telah dilakukan penempatan guru, yang bersangkutan melobi pihak BKD melalui anggota keluarganya yang pejabat agar dipindahkan sesuai dengan keinginannya. Sehingga wajar bila ada beberapa sekolah yang berlebih. Tapi masukan dari pihak DPRD begitu berharga buat kami untuk melakukan evaluasi demi kemajuan pendidikan di Buton,” terangnya.

Di tempat yang berbeda, Kepala Bidang SMA/SMK, Drs La Ode Afdal mengatakan, menindaklanjuti perihal pemerataan guru, pihaknya saat ini melakukan pendataan sekolah-sekolah mana saja yang berlebihan gurunya dan mana yang kurang. “Agar dalam penyebarannya merata. Insya Allah sesuai permintaan anggota DPRD, dalam waktu dekat persoalan pemerataan guru sudah dapat terselesaikan,” harapnya.(mal)

 

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 26 Desember 2011 05:01