TARGET PAD 2017 OPTIMIS TEREALISASI Cetak
Ditulis oleh Tim Pengelola Website   
Sabtu, 16 Desember 2017 16:22

awaluddin dp2rd_butonPendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buton masih minim. 19 miliar ditargetkan pada tahun 2017, namun pada pembukuan bulan Agustus terlihat realisasinya cukup positif, karena telah berada di angka Rp. 12.053 miliar atau 63% dan pajak penerangan jalan (PPJ-PLN) sebagai penyumbangan terbesar dengan nilai mencapai Rp. 1,127 milliar.

Investasi yang masuk pada wilayah penghasil aspal terlihat meningkat dan signifikan. Dari data per Agustus, modal masuk sudah mencapai Rp. 33, 850 milliar, dan jika dibandingkan dengan pencapaian tahun 2016 yang terdata sebesar Rp. 24.845 milliar, tahun 2017 terbilang meningkat. Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi daerah Kabupaten Buton, Drs. Awaluddin menyampaikan, “PAD kita tahun ini cukup besar karena ada dua investor tambang aspal yang masuk dengan nilai modal Rp. 20 milliar dan Rp. 6 milliar. Selain itu 2017 ini juga banyak proyek fisik yang dikerjakan”. Bukan saja nilai investasi yang meningkat, sumbangan pada sektor PAD juga bertambah. “PAD itu dari pungutan pada izin gangguan usaha (HO), sementara kalau izin jasa seperti rumah makan maupun perhotelan nilainya masih minim” tambahnya.

Sementara untuk sektor parkir Rp. 288 juta, ada pula perolehan dari retribusi yang dipungut instansi lain melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buton sebesar Rp.964 juta, dan sumbangan terendah disumbang tertribusi tambang galian C yang kontribusinya hanya mencapai Rp. 13 juta termasuk pajak bumi dan bangunan Rp. 0. Pencapaian tersebut tidak lebih baik dari tahun sebelumnya. Tahun 2016 lalu per Agustus, Pemerintah Kabupaten Buton sudah membukukan pendapatan sebanyak Rp. 13 milliar, selisih Rp. 1 miliiar dibanding tahun 2016 lalu sebanyak Rp. 18 milliar.