Perubahan domain Email Butonkab — Dalam rangka peningkatan layanan email Pemerintah Kabupaten Buton, disampaikan bahwa alamat akses webmail resmi Pemerintah Kabupaten Buton telah berubah dari: ❌ webmail.butonkab.go.id menjadi: ✅ mail.butonkab.go.id Mulai saat ini, seluruh pengguna email Pemerintah Kabupaten Buton agar menggunakan alamat mail.butonkab.go.id untuk mengakses layanan webmail. Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. • Perubahan domain Email Butonkab — Dalam rangka peningkatan layanan email Pemerintah Kabupaten Buton, disampaikan bahwa alamat akses webmail resmi Pemerintah Kabupaten Buton telah berubah dari: ❌ webmail.butonkab.go.id menjadi: ✅ mail.butonkab.go.id Mulai saat ini, seluruh pengguna email Pemerintah Kabupaten Buton agar menggunakan alamat mail.butonkab.go.id untuk mengakses layanan webmail. Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.
Kajati Sultra Tekankan Integritas dan Pencegahan Korupsi dalam Pembekalan Pimpinan Daerah di Buton
Beranda/Berita/Berita Pemerintah

Kajati Sultra Tekankan Integritas dan Pencegahan Korupsi dalam Pembekalan Pimpinan Daerah di Buton

Admin Diskominfo·9 Oktober 2026·10 views

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tenggara, Dr. Sugeng Riyanta, S.H., M.H. menekankan pentingnya integritas, pencegahan korupsi dan pengawasan dalam menjalankan jabatan pemerintahan.

Pesan tersebut disampaikan Kajati Sultra saat memberikan pembekalan kepada pimpinan daerah dan jajaran Pemerintah Kabupaten Buton di Aula Kantor Bupati Buton, Kamis, 8 Oktober 2026. 

Dalam pembekalannya, Kajati mengingatkan bahwa setiap jabatan pemerintahan memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat. Karena itu, jabatan harus digunakan untuk melayani dan membantu masyarakat dengan penuh tanggung jawab.

“Jabatan yang berpengaruh besar kepada masyarakat, mari kita gunakan untuk melayani dan membantu masyarakat. Mari kita niati sebagai ibadah,” ujarnya.

Menurutnya, setiap keputusan yang diambil pejabat pemerintahan akan memiliki konsekuensi, termasuk dalam proses pengangkatan dan promosi jabatan. Ia menegaskan bahwa prinsip merit system harus menjadi dasar dalam menentukan pejabat.

Kajati Sultra juga mengingatkan agar keputusan dalam pemerintahan tidak dipengaruhi kepentingan pribadi maupun transaksi. Menurutnya, penyalahgunaan kewenangan sekecil apa pun tetap memiliki konsekuensi.

Kajati kemudian memberikan sejumlah langkah yang dapat dilakukan pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan.

Pertama, mengutamakan pencegahan daripada penindakan. Kedua, melakukan identifikasi risiko secara ketat sejak tahap perencanaan sebelum menentukan tujuan dan melaksanakan program.

Ketiga, memperkuat pengendalian dan pengawasan internal. Keempat, memastikan setiap anggaran yang digunakan pemerintah menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pencegahan itu lebih utama dari penindakan,” tegasnya.

Kajati juga mengingatkan bahwa setiap pejabat telah mengucapkan sumpah jabatan untuk menjalankan kewajiban, menaati peraturan perundang-undangan dan melaksanakan tanggung jawabnya sebagai bagian dari pemerintahan.

“Kewajiban ASN adalah melayani masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra, S.H. menyambut baik pembekalan tersebut dan berharap Kajati Sultra dapat terus berbagi pengalaman serta pengetahuan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Saya berharap sama Bapak Kajati untuk berbagi ilmu, berbagi kebijaksanaannya dalam menjalankan pemerintahan,” kata Bupati.

Menurut Bupati Alvin, pengalaman Sugeng yang pernah menjabat sebagai Penjabat Bupati Tapanuli juga menjadi nilai tambah untuk berbagi perspektif mengenai birokrasi dan kepemimpinan daerah.

Bupati kemudian mengajak jajaran pemerintah daerah untuk bekerja bersama masyarakat, Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun Kabupaten Buton.

“Saya harap rekan-rekan saya mengambil dengan baik. Tolong saya mewujudkan Buton yang lebih bersinar. Kita kerja sama bersama dengan masyarakat membangun Buton, tentu kerja sama juga dengan Forkopimda,” ujarnya.

Bupati Alvin menegaskan pentingnya seluruh jajaran pemerintahan berjalan sesuai aturan dan tidak menyimpang dari prinsip tata kelola yang baik.

“Selalu berjalan lurus. Jangan bengkok-bengkok. Kalau bengkok-bengkok bisa jatuh ke jurang kita nanti. Kita tidak mau seperti itu,” tegasnya.

Pembekalan tersebut turut dihadiri Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios, S.Sos., jajaran Forkopimda Buton dan Buton Selatan, Sekretaris Daerah Buton dan Buton Selatan, para kepala OPD, para perencana OPD serta jajaran Kejaksaan Negeri Buton.